Dilanjutin ceritannya. Bagi nyang belum tahu bisa ngeklik Ekspedisi Puncak Argopuro #1 terlebih dulu.
Alhasil, di tengah rintik gerimis. Jalan setapak yang licin. Bahkan di 300 meter terakhir, jalanan yang kami lalui dipenuhi semak di kanan kiri. Tidak jarang semak tersebut bertautan di bagian atas sehingga membentuk sebuah lorong yang menimbulkan kesan fantastik. Kami sampailah di Puncak Argopuro, Puncak tertinggi di Gunung Lasem Kabupaten Rembang. Tidak terlalu tinggi memang, hanya 806 meter di atas permukaan laut.
Sepi, hanya kelompok kami saja yang kali ini menggelar acara di puncak itu. Tak apalah. Layaknya para pecinta alam profesional, kami langsung mendirikan dua buah tenda hasil pinjaman yang kami bawa. Sebuah untuk cowok dan sebuah tenda lagi untuk cewek. Semuanya bekerja dengan giat meski kelelahan setelah perjalanan kami. Apalagi separo lebih dari mereka adalah anggota baru yang baru pertama kali muncak. Aku sempat bangga, namun kutepiskan kebanggaan itu karna aku segera mafhum, mereka bekerja lebih dikarenakan hujan gerimis yang gak berhenti-henti. Mereka membutuhkan tempat untuk segera bernaung. Tak apalah, persamaan nasib selalu berkolerasi sejajar dengan saling ketergantungan yang pada akhirnya memunculkan kekompakan, meski untuk sementara. Yang penting, tenda telah berdiri. Baca entri selengkapnya »